Senin, 08 April 2013

TULISAN 1

TULISAN 1

Kependudukan

            Indonesia memiliki pertumbuhan penduduk berkisar antara 2,15% pertahun hingga 2,49% pertahun. Tingkat pertumbuhan penduduk seperti itu di pengaruhi oleh 3 faktor utama yaitu : kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk. Peristiwa kelahiran di suatu daerah menyebabkan perubahan dan komposisi penduduk, sedangkan peristiwa kematian dapat menambah maupun mengurangi jumlah penduduk di suatu daerah. Mengurangi bagi yang di tinggalkan dan menambah bagi daerah yang di datangi.

Selain penyebab langsung seperti kelahiran, kematian dan migrasi terdapat penyebab tidak langsung seperti keadaan social, ekonomi, budaya, lingkungan, politik. Pertumbuhan penduduk seperti di kemukakan di atas dapat di katakan terlalu tinggi karma dapat menimbulkan suatu persoalan. Akan tetapi permasalahan kependudukan terkait dengan jumlah penduduk yang besar menjadi sebuah masalah yang tidak dapat dihindarkan. Indonesia memiliki berbagai potensi terjadinya konflik. Benturan antara berbagai kepentingan dengan berbagai organisasi masa lainnya membuat masalah besarnya populasi menjadi hambatan. Selain itu yang terpenting terkait dengan permasalahan penyediaan sumber daya alam dan berbagai kebutuhan penting lainnya.     Adanya tekanan penduduk terhadap daya dukung lingkungan menjadi masalah yang sangat rumit. Kepentingan untuk membangun tempat tinggal dan ruang gerak sangatlah penting namun di sisi lain terdapat kepentingan yang terkaitan dengan permasalah lingkungan seperti halnya sebagai daerah aliran sungai, daerah resapan air, pertanian, penyediaan sumber daya alam, dll. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan dan keduanya perlu mendapatkan perhatian yang sama demi keseimbangan alam. 


Pariwisata

            Pariwisata di Indonesia merupakan sektor ekonomi penting di Indonesia. Pada tahun 2009, pariwisata menempati urutan ketiga dalam hal penerimaan devisa setelah komoditi minyak dan gas bumi serta minyak kelapa sawit. Berdasarkan data tahun 2010, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia sebesar 7 juta lebih atau tumbuh sebesar 10,74% dibandingkan tahun sebelumnya, dan menyumbangkan devisa bagi negara sebesar 7.603,45 juta dolar Amerika Serikat.
            Di Indonesia terdapat banyak objek wisata yang sangat menarik, dari mulai wisata alam sampai wisata keagamaan. Wisata alam di Indonesia memiliki kawasan terumbu karang terkaya di dunia dengan lebih dari 18% terumbu karang dunia, serta lebih dari 3.000 spesies ikan, 590 jenis karang batu, 2.500 jenis moluska, dan 1.500 jenis udang-udangan. Kekayaan biota laut tersebut menciptakan sekitar 600 titik selam yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Raja Ampat di Provinsi Papua Barat adalah taman laut terbesar di Indonesia yang memiliki beraneka ragam biota laut dan dikenal sebagai lokasi selam scuba yang baik karena memiliki daya pandang yang mencapai hingga 30 meter pada siang hari. Hasil riset lembaga Konservasi Internasional pada tahun 2001 dan 2002 menemukan setidaknya 1.300 spesies ikan, 600 jenis terumbu karang dan 700 jenis kerang di kawasan Raja Ampat. Bunaken yang terletak di Sulawesi Utara memiliki 25 titik selam dengan kedalaman hingga 1.556 meter. Hampir 70% spesies ikan di Pasifik Barat dapat ditemukan di Taman Nasional ini. Terumbu karang di taman nasional ini disebut tujuh kali lebih bervariasi dibandingkan dengan Hawaii. Beberapa lokasi lain yang terkenal untuk penyelaman antara lain: Wakatobi, Nusa Penida, Karimunjawa, Derawan dan Kepulauan Seribu.
                 Wisata belanja di Indonesia dibagi menjadi dua jenis: pusat perbelanjaan tradisional dengan proses tawar-menawar antara pembeli dan penjual dan pusat perbelanjaan modern. Pasar tradisional umumnya menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari yang berlokasi dalam satu gedung atau jalan tertentu. Beberapa daerah dengan relief sungai-sungai panjang memiliki pasar terapung seperti Pasar Terapung Muara Kuin di Sungai Barito, Banjarmasin dan Pasar Terapung Lok Baintan di Banjar, namun adapula yang khusus menjual barang - barang seni atau benda khas setempat seperti Pasar Sukawati di Gianyar yang menjual berbagai kerajinan tangan dan barang seni khas Bali, Pasar Klewer di Solo yang menjual kain - kain batik, Kotagede dengan hasil kerajinan perak, dan kawasan Malioboro di Yogyakarta yang menjajakan kerajinan khas Yogya.[45]
Pusat perbelanjaan modern dapat ditemukan di kota-kota metropolitan terutama yang terletak di Pulau Jawa seperti Jakarta, Surabaya, Bandung dan Semarang. Kebanyakan pusat perbelanjaan modern dapat ditemukan di kota Jakarta yang memiliki lebih dari 170 pusat perbelanjaan. Jakarta merupakan kota dengan jumlah pusat perbelanjaan terbanyak di dunia. Pusat perbelanjaan tertua yang pernah dibangun di Jakarta yaitu Pasar Baru yang dibangun pada tahun 1820. Pusat perbelanjaan di Jakarta, Semarang, dan Surabaya umumnya mengadakan diskon besar pada masa ulang tahun kota untuk meningkatkan daya tarik wisata belanja. Jakarta secara rutin mengadakan pesta diskon Festival Jakarta Great Sale, Semarang dengan nama Semarang Great Sale, sementara Surabaya mengadakan Surabaya Shopping Festival.
            Berdasarkan data sensus 2010, Indonesia terdiri dari 1.128 suku bangsa. Keberagaman suku bangsa tersebut mengakibatkan keberagaman hasil budaya seperti jenis tarian, alat musik, dan adat istiadat di Indonesia. Beberapa pagelaran tari yang terkenal di dunia internasional misalnya Sendratari Ramayana yang menceritakan tentang perjalanan Rama dan dipentaskan di kompleks Candi Prambanan. Desa Wisata Batubulan yang terletak di Sukawati, Gianyar merupakan desa yang sering dikunjungi untuk pentas Tari Barongan, Tari Kecak dan Tari Legong.
Beberapa tahun belakangan ini beberapa kota di Pulau Jawa mulai mengembangkan konsep karnaval fesyen. Jember Fashion Carnaval secara rutin diadakan sejak tahun 2001 di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Karnaval fesyen lainnya namun memfokuskan tema pada batik adalah Karnaval Batik Solo yang pertama kali diadakan pada tahun 2008. Selain karnaval fesyen, adapula karnaval yang diadakan untuk memperingati hari jadi kota seperti yang diadakan di kota Yogyakarta dengan nama Jogja Java Carnaval dan di kota Jakarta dengan nama Jak Karnaval yang diadakan secara rutin setiap bulan Juni.
Sejarah kebudayaan Indonesia dari zaman prasejarah hingga periode kemerdekaan dapat ditemukan di seluruh museum yang ada di Indonesia. Total jumlah museum di Indonesia berjumlah 80 museum yang tersebar dari Aceh hingga Maluku. Sejumlah museum terletak dalam satu kawasan seperti Kota Tua Jakarta yang memiliki enam museum merupakan daerah yang dikenal sebagai pusat perdagangan pada Zaman Batavia dan Taman Mini Indonesia Indah yang menjadi pusat rekreasi dengan jumlah taman dan museum terbanyak dalam satu kawasan di Indonesia.
Sejarah mencatat bahwa agama Hindu dan Buddha pernah masuk dan memengaruhi kehidupan spiritual di Indonesia dengan adanya peninggalan sejarah seperti candi dan prasasti di beberapa lokasi. Jejak-jejak peninggalan agama Buddha yang terbesar adalah Candi Borobudur yang terletak di Magelang dan merupakan candi Buddha terbesar di dunia dan masuk dalam daftar Warisan Budaya Dunia UNESCO pada tahun 1991. Pada abad ke-13 hingga ke-16 Islam masuk ke nusantara menggantikan era kerajaan Hindu-Buddha. Pada masa ini, banyak ditemukan masjid yang merupakan akulturasi kebudayaan antara Hindu-Buddha-Jawa dengan agama Islam seperti terlihat pada Masjid Agung Demak dan Masjid Menara Kudus.



Seni Budaya

            Indonesia memiliki banyak kebudayan yang beragam. Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional. Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Wujud, Arti dan Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bagi Masyarakat Pendukungnya
            Wujud kebudayaan di daerah Indonesia tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh daerah di Indonesia. Setiap daerah memilki ciri khas kebudayaan yang berbeda. Berikut ini beberapa kebudayaan Indonesia berdasarkan jenisnya: Rumah adat, tarian tradisional, seni musik, seni rupa, seni gamabar, pakaian adat, seni sastra, makanan, dll.
            Tidak sedikit masyarakat Internasional yang datang ke Indonesia untuk melihat, mengamati bahkan mempelajari ragam kesenian unik yang ada di Indonesia. Tapi tidak sedikit juga ragam kesenian yang asli dari Indonesia banyak di curi oleh negara lain, mungkin itu akibat masyarakat Indonesia sendiri yang kurang memperhatikan dan melestarikan ragam keseniannya yang patut di banggakan dan di jadikan symbol sebagai kesenian asli dari Indonesia. Jadi menurut saya, kita haruslah bangga sebagai masyarakat Indonesia yang memiliki banyak keunikan dari mulai kesenian daerah sampai budaya – budaya local yang sudah ada sejak jaman nenek moyang. 


System pemerintahan

            Gambaran tentang pelaksanaan system pemerintahan di Indonesia dapat di lihat dari UUD yang pernah berlaku di Indonesia, yaitu UUD 19945, UUDRIS, UUDS 1950, UUD 1945 amandemen

1. UUD 1945 Berlaku 18 Agustus 1945 – 27 Desember 1949
Pada 3 bulan pertama system pemerintahan presidensial berjalan, namun dengan di keluarkannya maklumat pemerintah tanggal 14 Nopember 1945 terjadilah pergantian cabinet preseidensial dan cabinet parlementer. Meskipun hal tersebut menyimpang dari UUD, namun hal tersebut bias di terima oleh presiden dan KNIP sebagai tindakan darurat untuk menyempurnakan susan demokrasi.

2. UUD RIS 1949 Berlaku 27 Desember 1949 - 17 Agustus 1950
System pemerintahan yang berlaku adalah parlementer yang berlaku adalah parlementer dengan menganut dua kamar yaitu senat dan DPR. Senat merupakan wakil negara bagian dari DPR mewakili seluruh rakyat. Cabinet bertanggung jawab kepada parlemen.

3. UUDS 1950 Berlaku 17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959
System yang berlaku adalah system pemerintahan parlementer. DPR dapat membubarkan cabinet dengan emosi tidak percaya, sedangkan presiden kedudukannya sangat kuat dan dapat membubarkan DPR.
            Pada saat itu cabinet mengalami jatuh bangun karena mosi tidak percaya parlemen. Dalam kurun waktu 1950 – 1959 terdapat tujuh cabinet, yaitu cabinet Natsir, cabinet Soekirman, kabinet Wilopo, cabinet Ali 1, cabinet Burhanudin Harahap, cabinet Ali 2, dan cabinet Djuanda

4. Kembali ke UUD 1945 Berlaku Mulai 5 Juli 1959 – 1999
a.       Pada masa demokrasi terpimpin yang berlaku mulai 5 Juli 1959 – 11 Maret 1966

            Presiden Soekarno mendeskripsikan dasar – dasar kepemimpinannya yang terkenal dengan demokrasi terpimpin, yaitu demokrasi yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratn perwakilan. Namun dalam pelaksanaannya terjadi berbagai peyimpanga, seperti dibubarkannya DPR hasil pemilu oleh presiden, kekuasaan presiden melebihi wewenang yang telah di tetapkan UUD 1945, dan diangkatnya Soekarno sebagai presiden seumur hidup.

b.      Masa demokrasi Pancasila (Orde baru)

            Pada masa kepemimpinan Soeharto selama 32 tahun kekuasaan eksekutif sangat kuat. Presiden sebagai kepala pemerintahan sangat mendominasi dalam mengendaliakn bidang – bidang lain, terutama legislative. Contohnya presiden mengangkat anggota MPR utusan daerah dan golngan
  

Senin, 19 November 2012

Jenis Usaha Menggunakan Client Server



Jenis usaha yang menggunakan client server. saya akan menganalisa kegiatan tersebut dengan mengambil contoh usaha yang bergerak di bidang jasa Internet (Warnet)
1.Lokasi/tempat
Apakah tempat kita membuka warnet termasuk tempat yang strategis ? Perkiraan pengunjung yang datang nantinya kira-2 berapa orang per hari ? Ini akan menentukan jumlah pc yang harus disediakan nantinya. Semakin banyak pc yang tersedia tentunya semakin menguntungkan kita, dengan catatan harus ada yang datang bermain. Ada saat-saat tertentu, warnet kita ramai, dan terjadi antrian, tapi kadang-2 dari semua pc yang kita sediakan, hanya terisi 1-2 orang saja.


2.Spec Komputer
Di daerah sekitar kita, apakah sudah ada warnet ? Bagaimana spec komputernya ? Ini akan menentukan spec komputer yang kita gunakan nantinya. Jika daerah kita belum ada warnet, dan katakanlah, daerah kita agak berada di pinggiran, kita bisa berhemat dengan menggunakan spec komputer yang lebih rendah. Bayangkan juga bila kita berada di pusat kota, dengan banyak warnet yang memakai computer dengan spec tinggi, dengan lcd wide screen. Tentunya kita juga harus menyesuaikan warnet kita dengan warnet saingan kita.
Satu hal lagi, spec komputer untuk browsing /chatting saja tidak perlu tinggi-2 amat, lain halnya kalo warnet kita mau dijadikan game center, dengan aneka games tinggi dan online.


3.Harga jual dan jam operasional
Bermain di warnet, biasanya dihitung dengan biaya per jam. Tetapi ada juga yang membuat paket, misalnya paket 1 minggu berapa atau ada juga yang paket bulanan. Hal ini tergantung dari situasi kondisi di lapangan dan juga permintaan dari pelanggan. Di pasaran biasanya harga bermain di warnet sekitar Rp. 2500 s/d rp. 5000,-/jam. Untuk tempat2 yang elit, bisa saja mencapai Rp. 10 ribu per jam atau lebih.
Semakin panjang jam buka warnet kita, tentunya semakin banyak omset yang kita. Tetapi ini juga akan membuat biaya operasional kita menjadi lebih mahal, karena kita harus membayar lebih untuk biaya listrik dan gaji karyawan.


4.Dikelola secara professional atau sistem kekeluargaan ?
Ini salah satu poin penting juga, karena selama ini, mungkin kita tidak pernah menghitung biaya sewa gedung, karena dianggap toh punya sendiri. Hal ini sebenarnya harus kita hitung, walaupun tempatnya gratis. Karena kalau tidak kita hitung, kita tidak tahu dengan pasti apakah bisnis kita ini layak diteruskan atau tidak. Kalo misalnya tempat yang akan kita gunakan ini, tidak digunakan untuk warnet, tentunya bisa disewakan ke orang lain, dan ini akan memberikan penghasilan bagi kita. Mungkin saja nanti setelah dihitung-2 dengan analisa yang akan diberikan dibawah, lebih untung menyewakan tempat kita daripada kita sendiri yang buka warnet.
Poin lainnya adalah tenaga kerja, banyak usaha warnet yang dijaga oleh pemiliknya langsung atau mungkin juga adik atau kakak atau family dari ownernya. Dan biasanya mereka tidak mengambil gaji, tetapi hanya mengambil keuntungan dari warnet. Seharusnya walaupun yang jaga adalah saudara kita atau kita sendiri sebagai owner, kita juga harus mengambil gaji seperti kalo kita menggaji orang.


5.Penyusutan computer dan gedung.
Ini adalah poin terpenting dalam bisnis warnet. Rata-rata warnet kecil dibuat tanpa menghitung penyusutan computer. Jadi perhitungan mereka simple saja, dalam 1 bulan dapat omset dari warnet misalnya 10 juta, trus dipotong gaji karyawan, listrik, biaya internet, dan lain sebagainya katakanlah total 6 juta, maka keuntungan mereka perbulan adalah 10 juta – 6 juta = 4 juta. Dalam setahun 12 bulan x 4 juta = 48 juta. Bisnis yang lumayan bukan ?
Seharusnya keuntungan 4 juta itu, harus dipotong dulu dengan yang namanya penyusutan komputer. Biasanya kita hitung, satu unit komputer itu dinolkan (dianggap tidak bernilai lagi) dalam waktu 3 tahun. Jadi kalo harga 1 unit komputer 3 juta, maka biaya penyusutan per bulan adalah : Rp 3 juta / (3 tahun x 12 bulan) = Rp. 83.333. Kalo kita ada 10 unit komputer, maka kalikan saja dengan 10 unit, berarti perbulan kita harus susutkan Rp. 833.333,- Uang ini nantinya kita pisahkan dan kita buat tabungan sendiri.
Untuk sewa gedung juga harus dibuat penyusutannya, supaya di tahun depannya, kita sudah ada dana untuk menyambung sewa gedung tersebut. Tidak lucu kalo misalnya setiap tahun, kita harus keluar modal lagi untuk sewa gedung ataupun upgrade PC.


Ok, sekarang coba kita buat analisanya dalam angka-angka supaya lebih mudah dimengerti.

1.Investasi awal :

1.Sewa gedung, asumsi rp. 10 juta per tahun
2.PC untuk warnet 10 pc, asumsi Rp. 3.500.000 /unit
3.PC untuk server 1 pc, asumsi Rp. 5.000.000 / unit
4.Biaya pembuatan perabot , asumsi rp. 5.000.000
5.Biaya instalasi jaringan, switch dan kabel, asumsi Rp. 2.000.000,-
6.Investasi lainnya, misalnya AC, line tel, listrik, cat ulang ruangan, asumsi Rp. 5.0000.000,-

Total Rp. 62.000.000,-

2.Biaya operasional :

1.Biaya koneksi internet, asumsi memakai speedy, Rp. 1.750.000 / bln.
2.Biaya gaji pegawai, asumsi 2 orang x Rp. 800.000, total Rp. 1.600.000 / bln
3.Biaya listrik dan tel, asumsi Rp. 1.000.000 / bln
4.Biaya lainnya (cadangan), Rp. 500.000 / bln
5.Biaya penyusutan,

*untuk gedung Rp. 10.000.000 / 12 bln = Rp. 833.333 / bln
*untuk pc dan server Rp. 38.500.000 / 36 bln = Rp. 1.069.000 / bln
*untuk lainnya, kita juga asumsi susut dalam 36 bln,

biaya perabot, ac, instalasi, dll Rp. 12.000.000/36 bln = Rp. 333.333 / bln
Total biaya penyusutan Rp. 2.235.000 / bln
Total biaya operasional + penyusutan = Rp. 7.085.000,-


3.Omset Pendapatan

Dengan jumlah 10 komputer, dan jam buka 12 jam (jam 10 pagi s/d 10 malam), kemudian harga jual Rp. 3000 / jam. Maka maksimal keuntungan yang bisa kita dapat adalah
10 pc x 12 jam x Rp.3000 = Rp. 360.000 / hari.
Tapi ini adalah tidak mungkin, kita harus kalikan dengan tingkat kepadatan pengunjung yang datang. Biasanya kita asumsikan dengan nilai 50%, dalam arti rata-2 yang main setiap saat hanya setengah dari kapasitas warnet kita saja.
Maka keuntungan perhari adalah Rp. 360.000 x 50% = Rp. 180.000.
Untuk satu bulan, kita kali kan dengan 30 hari = Rp. 5.400.000,-

Dengan perhitungan diatas, maka usaha warnet kita tadi adalah rugi Rp. 5.400.000 – Rp. 7.0785.000 = Rp. 1.685.000 / bulan.
Sorry, bukan untuk mengecilkan semangat dalam usaha membuat warnet, tetapi ini adalah sekedar ilustrasi supaya kita lebih cermat dalam hitung-2an sehingga investasi yang kita tanam tidak sia-sia.

Tugas 5

Perbedaan antara perdangan dengan pemasaran Internasional


Menurut saya perdagangan internasional merupakan salah satu kegiatan berbisnis yang di lakukan salah satu atau kelompok dari masing masing Negara yang meliputi antar individu dengan individu atau individu dengan pemerintahan.
Sedangkan pemasaran internasional merupakan salah satu kegiatan untuk menawarkan produk atau barang antar Negara yang meliputi  perusahaan-perusahaan di berbagai Negara. Biasanya menggunakan media online atau jejaring social.


Jelaskna mengapa setiap Negara melakakukan kegiatan bisnis Internasional !


Mengapa setiap Negara melakukan kegiatan bisnis internasional ?
Menurut saya setiap Negara melakukan kegiatan bisnis internasional, tentu saja untuk menambah income atau pemasukan bagi Negara sendiri, apalagi dengan  di tambahnya pajak bea cukai yang akan menambah biaya pemasukan barang. Contoh, Negara A akan  menjual dan mengirim produknya kepada Negara B sebagai konsumen dengan harga yang sudah di sepakati oleh keduanya. Maka Negara A akan membayar pajak memasukan barang kepada Negara B dan Negara B akan menerima pendapatan dari hasil penjualan barangnya kepada Negara A.
 Adapun alasan mengapa setiap Negara melakukan kegiatan ekonomi tesebut, agar setiap Negara yang melakukan export barang secara besar-besaran ke setiap Negara dengan  kriteria barang yang di exsport tersebut memiliki kualitas dan kuantitas terbaik, maka Negara tersebut akan mendapat pengakuan dari Negara-negara lain. Contoh, Brazil di kenal dengan Negara penghasil kopi dengan kualitas tinggi, memiliki cita rasa yang baik dan memiliki jumlah barang yang cukup banyak dan meng-Export barangnya tersebut ke setiap Negara dan dapat di terima dengan baik maka sampai saat ini Brazil dapat di kenal sebagai Negara penghasil kopi terbaik.
Melakukan bisnis internasional juga dapat menanggulangi kekurangan di setiap Negara. Contoh, Jepang merupakan salah satu Negara yang rawan terjadi gempa bumi. Di setiap tahunnya banyak korban jiwa yang berjatuhan dan banyak memakan kerugian besar besaran akibat bencana tersebut yang meruntuhkan berbagai macam bangunan, seperti perumahan, gedung-gedung perusahaan dan lain-lain. Maka jepang melakukan sebuah inovasi dengan membangun gedung-gedung bertingkat dengan menggunakan bahan pondasi yang berbahan dasar karet, sehingga ketika terjadi gempa bumi, gedung tersebut hanya bergoyang mengikuti gerakan pergeseran lempeng bumi yang di akibatkan oleh gempa bumi tersebut. Indonesia merupakan salah satu Negara penghasil karet dan sudah terkenal dimana-mana, maka sesuai kebutuhan yang di inginkan jepang maka dia akan membeli karet kepada Indonesia dan tentu saja dengan jumlah yang banyak.

Faktor-faktor yang mempengaruhi bisnis Internasional

·               Faktor pendapatan
Setiap Negara yang melakukan kegiatan tersebut tentu saja akan menginginkan pendapatan yang banayak dari hasil penjualan tersebut
·               Faktor pengakuan dari Negara lain
setiap negarang yang meng-Ekxport produk unggulannya kepada Negara lain dengan kuantitas dan kualitas terbaik, maka akan dapat di akui oleh Negara-negara lain sebagai penghasil produk tersebut
·               Nilai mata uang/kurs
         Jika mata uang internasional sedang naik maka keuntungan bagi Negara yang meng-Export dan kerugian bagi Negara yang meng-import dan begitupun sebaliknya.
·               Faktor alam
jika suatu Negara mengalami suatu kelangkaan barang yang sangat di butuhkan, maka itu menjadi salah satu kesempatan emas bagi Negara peng-Export barang tersebut
·               Faktor SDM
Jika suatu Negara memiliki kekayaan yang melimpah namun tidak memiliki SDM yang berkualitas agar dapat mengelola barang tersebut, maka negara tersebut akan menjualnya atau meng-Import barang tersebut kepada Negara yang membutuhkan dan dapat mengolahnya


 










 

Selasa, 13 November 2012

Faktor Yang Mempengaruhi Iklim Bisnis Di Indonesia


  1. Faktor Modal
 Dengan modal yang dimiliki, orang bisa mulai berbisnis. Besar modal yang diperlukan untuk berbisnis tergantung dari bisnis apa yang akan kita jalani.
semua orang yang ingin melakukan kegiatan berbisnis tentu saja mereka memerlukan modal yang cukup dan di sesuaikan dengan kebutuhannya, agar proses bisnis berjalan dengan lancar

  1. Faktor Sumber daya manusia
Dalam bisnis juga memerluka sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat menguntungkan perusahaanya. Agar semua itu berjalan lancar, perusahaan akan mengadakan seleksi karyawan yang memiliki standar kualitas yang memenuhi syarat.

  1. Faktor lingkungan masyarakat
Lingkungan masyarakat juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap iklim bisnis di Indonesia. Lingkungan masyarakat cenderung dinamis, selalu ada perubahan. Kebutuhan dan keinginan masyarakat bermacam-macam dan selalu berubah-ubah. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan lingkungan masyarakat.

  1. Faktor persaingan
Setaip perusahaan yang sudah maju, tentu saja mereka akan dapat pesaing-pesaing yang ingin berlomba agar produk yang di ciptakannya laku keras di pasaran. Maka dari itu setiap perusahaan wajib memiliki kualitas kerja dan kinerja pemasaran yang bagus juga agar masyarakat dapat mengenal dan membeli produknya, tentunya dengan harga dan kualitas yang pas

  1. Faktor teknologi
Faktor teknologi juga berpengaruh terhadap iklim bisnis di Indonesia. Semakin maju teknologi yang digunakan, semakin berkembang pula bisnis yang dijalani, namun dengan tetap memperhatikan skill serta faktor-faktor lainnya.

  1. Kebijakan pemeritah
Kebijakan pemerintah juga turut mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Kebijakan pemerintah tersebut bisa saja mendatangkan peluang bagi bisnis kita dan bisa pula menyebabkan hambatan bagi bisnis kita. 

  1. Kondisi Negara
Kondisi negara yang dimaksud dapat berupa kondisi perekonomian, sosial politik maupun pertahanan dan keamanan negara. Kondisi negara yang tidak menentu bisa menghambat bisnis yang dijalani. Misalnya saat terjadi inflasi. Tentu saja kondisi ini turut mempengaruhi bisnis yang sedang dijalani.
    

Senin, 12 November 2012

Apa Yang Dimaksud Dengan Bisnis dan Seberapa Besar Pengaruh Bisnis Dalam Kehidupan Saya


Apa  yang dimaksud dengan bisnis ?
            Bisnis merupakan bagian dari  proses jual beli yang memiliki komponen berupa manusia yang menjalankan kegiatan bisnis tersebut dan ada juga produk sebagai  alat yang di jual untuk menghasilkan laba. Masing masing pihak harus saling menguntungkan satu sama lain agar kegiatan bisnis tersebut berjalan dengan lancar.

Jelaskan seberapa besar pengaruh bisnis dalam kehidupan anda ?
            Menurut saya kegiatan berbisnis itu sangat penting bagi kehidupan manusia, karena tidak dapat di pungkiri lagi manusiapun ingin bekerja atau berwirausaha agar mendapatkan uang atau materi yang banyak agar dapat memenuhi kebutuhannya, baik primer maupun sekunder, bahkan kebutuhan tersiernya.
            Sayapun pernah melakukan kegiatan bisnis, ternyata disitu saya mendapatkan berbagai macam pengalaman, dari mulai belajar mencari uang sampai pengalam sulitnya mencari uang. Yang saya ketahui bisnis itu memerlukan ketekunan yang tinggi serta kreatifitas agar mendapatkan hasil yang maksimal apalgi di zaman seperti ini, banyak persaingan dimana – mana. Seorang pebisnis juga harus memerlukan link sebanyak mungkin, agar pada saat bisnis tersebut sudah berjalan cukup jauh akan memiliki partner kerja yang banyak agar dapat mengembankan bisnis tersebut dan memperkecil tingkat persaingan yang ada.
            Tapi bisnis dimata saya itu adalah dimana jika nanti saya menguleti atau membuka diri saya menjadi seorang pembisnis saya akan dapat mengurangi sedikitnya pengganguran-pengangguran di Indonesia. Saya berkeinginan menjadi seorang pembisnis karena dalam pikiran saya jika bisnis saya tekunkan dunia ini nanti pasti saya akan bisa menjadi seorang pembisnis yang sukses. Membuka bisnis itu bagi saya tidak hanya dengan modal yang besar karena percuma saja dengan modal modal besar tapi kitanya atau orang lain yang menjalankan tidak dengan penuh niat atau kerja keras sungguh-sungguh bisnis itu tidak akan lancar dibandingkan dengan yang bisnis dengan modal yang sedikit (lumayan) tapi dengan niat yang bersungguh-sungguh dan kerja keras pasti bisnis yang dijalankannya itu akan lancar dan lebih baik dari bisnis yang dengan modalnya besar. Ya walaupun membuka bisnis itu tidak mudah bagi saya dan saya belum pernah membuka bisnis dalam hidup saya, tapi dalam bisnis yang saya tahu harus dilihat dari bagaimana awal-awal, rincinnya, modal, tempatnya semuanya harus pikirkan matang-matang, ya itulah yang ada dipikiran saya mengenai tentang bisnis. Bisnis bagi saya yang saya bilang berpengaruh bagi saya karena menurut saya membuka bisnis ini sangat banyak peluangnya apalagi dizaman sekarang ini. Karena, yang saya lihat sebagian besar orang dizaman sekarang hanya bisa menjadi konsumen tapi jarang sekali menjadi produsen. Bisnis memang sebagian orang yang mendengar kata dari binis itu pasti tidak  jauh dari kata laba (untung), tapi yang saya pikirkan kan dalam bisnis itu adalah bagaimana caranya suatu saat nanti saya dapat membuka bisnis yang maju, lancer, dapat banyak manfaat dan dapat memberika kemudahan bagi orang lain dan saya tidak munafik pasti laba juga ada dalam pikiran saya dan saya akui saya sekarang masih menjadi orang konsumen. Begitulah jawaban dari saya bisnis sangat berpengaruh bagi saya, sebelumnya saya minta maaf kalo kata-kata saya banyak salah mengenai bisnis karena saya belum pernah terjun langsung atau tahu yang sebenarnya mengenai dari kata bisnis.


           

             

Sabtu, 29 September 2012

Mengapa Masuk Akuntansi Gunadarma ?

Mengapa masuk Akuntansi Gunadarma ? Let's check this out! 

            Awalnya saya mencoba untuk meneruskan study di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berada di kota Bandung. Berbagai macam usaha sudah saya lakukan, seperti mengikuti kegiatan belajar tambahan di sekolah maupun di tempat les. Besar harapan saya untuk lulus uji seleksi masuk PTN, namun hasilnya tidak seperti yang saya harapkan “Maaf peserta dinyatakan tidak lulus ujian SNMPTN, jangan menyerah dan tetep semangat” ya, hanya kata itu yang saya terima. Kecewa ? tentu saja iya, bahkan saya telah mencoba jalur ujian mandiri namun hasilnyapun tetap sama, saya tidak lulus.
            Setelah berkonsultasi dengan wali kelas dan orang tua, akhirnya saya diberi saran untuk masuk Universitas Gunadarma. Awalnya hanya setengah hati dan bingung untuk mengambil jurusan. Saya berminat untuk mengambil jurusan Sastra Inggris karena bisa di bilang saya memiliki basic berbahasa Inggris yang lumayan bagus, namun saya berfikir kembali tentang ekonomi. Menurut saya lulusan sarjana ekonomi memang memiliki prospek kerja yang bagus karena setiap perusahaan membutuhkan beberapa tenaga kerja yang mahir di bidang keuangan untuk mengatur setiap pendapatan maupun pengeluaran serta tata cara dan strategi yang cerdas untuk bersaing di dunia Bursa. Tapi di sisi lain menjadi seorang ekonom memang memiliki  persaingan yang keras karena tidak sedikit juga orang-orang yang ingin bekerja di bidang keuangan maupun perbankan dengan honor yang cukup besar, maka dari itu saya akan berusaha dan belajar menjadi yang terbaik untuk kedepannya dan di tambah lagi saya memiliki hobi berbisnis kecil-kecilan serta ingin menggali pengetahuan tentang cara berbisnis yang lebih dalam dan memperkuat ilmu akuntansi yang sudah di pelajari sewaktu SMA.  Akhirnya saya memutuskan untuk masuk fakultas ekonomi jurusan akuntansi melalui jalur beasiswa. Selama sisa liburan saya terus berfikir dan berdoa, semoga ini memang jalan yang terbaik untuk saya, akhirnya saya ikhlas dan optimis dengan keputusan akhirnya. Bahkan saya telah memutuskan untuk rencana study ekonomi ke jenjang yang lebih tinggi (S2) syukur Alhamdullilah saya telah mendapatkan izin dari orang tua.
            Saya bangga dengan Universitas Gunadarma yang ternyata masuk 10 besar Universitas terbaik di Indonesia karena memiliki sarana pendidikan yang berstandar Internasional dan mengutamakan pengetahuan IT yang sangat berperan penting untuk memajukan kinerja dan kualitas kerja manusia. Saya bangga masuk Fakultas Ekonomi. Menurut saya  ekonomi itu sangat berperan penting bagi kehidupan manusia. Manusia bekerja untuk mencari uang dan mengatur keuangan itu tentu saja perlu keahlian ber-Ekonomi. Maka dari itu saya ingin menjadi orang yang mahir di bidang ekonomi. Tentu saja semua tujuan dan cita-cita itu perlu adanya kerjasama antara dosen dan teman-teman untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman yang baik, serta di butuhkan usaha yang keras, dukungan orang tua dan tentu saja do’a untuk mendaptkan ridha Allah swt.
            Sebetulnya dimanapun kita belajar dan apapun bidang keahliannya, semua itu akan berbuah manis jika di mulai dengan niat yang bagus, usaha yang keras serta do’a untuk meraih kesuksesan yang sempurna. Menjadi manusia yang Knowledge society dan memiliki jiwa yang kompetetif tentu menjadi suatu tuntutan untuk menjadi modal di dunia persaingan. “Ilmu adalah mata uang yang berlaku dimanapun kita berada”

Universitas Gunadarma